Jakarta, CNN Indonesia – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pembayaran kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Iya (utang Whoosh pakai APBN),” ujarnya singkat saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Prasetyo menjelaskan, meski sumber pendanaan telah dipastikan berasal dari APBN, pembahasan teknis pelaksanaannya masih belum final. Proses tersebut saat ini masih berada dalam tahap negosiasi dan pembicaraan teknis lanjutan.

“Belum (final), kemarin laporan terakhir rapat di Danantara, jadi masih ada finalisasi. Sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya itu langsung dipimpin oleh Pak Rosan (Roeslani) sebagai CEO Danantara,” tambah Prasetyo.

  • Sauvandu60@lemmy.mlOPM
    link
    fedilink
    arrow-up
    1
    ·
    15 days ago

    Orang yg dulu lantang bilang “Proyek Kereta Cepat Tidak Pakai APBN” dimohon menampakkan diri. Terima kasih.